18 October 2010

Dua Buah Puisi dalam Projek Meditasi Dampak 70 Kemala

KANDUNGAN

Meditasi/Meditation
oleh Kemala terjemahan Nazel Hashim Mohamad

KEMALA:
Sajak Hari Lahir Pon Mariam
Kasyaf Danau
Namaku Ahmad
Tuhan Membujuk

LK ARA:
Mengingat Kau, Sujud Pertama di Arafah, Arafah I

HASYUDA ABADI: Wirid, Gemeresik Bisik, Di Mata Pedang Selendang

SHAMSUDIN OTHMAN:  Pohon Tujuh Puluh

KARDY SYAID:  Di masjid Negara, Pantai Purnama, Orang-orang Lupa

NORIDAH KAMARI:  Bertukar Mimpi, Potek, Ilham
  
SUTAN IWAN SOEKRI  MUNAF:  Ketika Sepi Itu Sampai Juga, Pesawat Cinta, Catatan Di Panorama
Bukittinggi

MUHAMMAD MUHAKKAM EL-ZEIN:  Pyramid, Ramadhan, Tiga Kerinduan Hujan

A. MUZIRU IDHAM:  Aksara Kehidupan, Membunuh Nafsu Atas Puncak Kehidupan

AHMAD DAVID KHOLILURRAHMAN:  Selengan Dahan Ramadhan, Jum'at Marbot,
Menyirat-nyirat zakat

EMONG SOEWANDI: Kepada Orang-orang yang Merenung Lalu Menaruh harapnya pada Mimpi'
Perjalanan Dalam Tahajud, Kafilah

EMMY MARTHALA:  Menjadi Gelombang, Angin Kering dan Wajah Jembel

KAMAL SUJAK:  Ketika B ulan di Lastik, Hari Ini Dingin Sekali

LAILATUL KIFTIAH:  Pada Musim Kembang Kali Ini, Cerita Rembang, Nyanyian Keheningan

JUSUF HAKIM:  Jalan Lurus Tak Berhujung, Goretan, Jejak Rindu

HAZWAN ARIFF HAKIMI:  Pada Prenghujung Musim, Papakerma, Tetamu Cinta

NUR HASILAH JAMIL: Kembara Muhasabah, Jabat Sepakat

MD. ANDI ARDANA:  Kau Mengingatkanku Pada, Dzikir angin Muson, Tafakur di Telingaku

S. IQRAM:  Tentang Kamu..Su,  [PUISI] Tentang Puisi, Laut Persahabatan

AIZA AIZAN:  Salahkan Saja Diriku, Belasungkawa

ZAHIRUDDIN ZABIDI:  Di hujung Gading, Dendam Mimbar

DAMIRI MAHMUD:  Suasanaku Beritau Aku, Bau Apakah Ini?, Ramadhan

MUHAMMAD ARIF BAZLI:  Nyanyian Lorong, Buat Kuasawanku

HASIMAH HARUN:   Kecantikan Rasa, Malam Yang Yakin, Malang Rumput di Tanganku

IRWAN ABU BAKAR:  Rahmat, Pantai Haeundae Berkabus Semula, Setangkai Mawar Berwarna Ungu

KWEK LI NA:  Saputangan Pemetik Kecapi, Perempuan Di Sebuah Kehidupan, Cinta di Jantungmu

SITI FATIMAH:  Di Hujung Senja Ramadhan

RAJA RAJESWARI SEETHA RAMAN:  Membaca Didaktika Semesta, Menterjemah Anugerah, Berbaring
di Tanah Hangat Ini

AHMIR AHMAD:  Meditasi (i), Meditasi (ii), Waktu

KAMEL KINALY SULEMAN:  1997, Tanda Alam, Nyanyian Senja

BADRUL MUNIR CHAIR:  Surat Laut 1,  Jika yang Kau Lihat Bukan Laut, Wassalam Selamat Malam

DJAZLAM ZAINAL:  Melambai, Siapa yang Menggunting Dada, Bila  Bulan Beralih Bulan Kado Indah Dari Surga

HARSANDI:  Sepenggalan Syair Ramadhan, SenyumTengku, Perdebatan Dua Wajah

NIMOIZ TY:  Degup Puisi Di Jantung Puisi, Ada Cinta di Margin Mata Kasih

SITI ATIQAH MOHD SAID:  Dimensi Cinta Kita

AS-SYRAMY:  Tuhan, Tuan dan Aku,  Satu Realiti, Mencari Ruang

SHAPIAI MUHAMMAD RAMLY:  Kuntum-kuntum Kehidupan, Di Kamar Kesabaranmu, Mencari Latif

ASRARUDIN HAMID:  Biarkan aku Menari, Hujan Malam Ini, Ratna Juwita Lima

ABDULHADI MUHAMAD:  Dari Wilayah Bergolak, Meninggal Dunia, Jalan Bersimpang

BUDI SETYAWAN:  Tarian Akar, Krekasihku (5), Mencari

VIDDY AD DAERY:  Sajak Renungan Tentang Usia, Jantung Pisang Raja, Tanah Air Mata Kami

AF ASTRID:  DI Almanak Sebuah Umur Tertanggal

ROSMIATY SHAARI:  Mim Apa Kemala?,  Munajat Hamba,  Ceritera Lapangan

ARISEL BA:  Bercerita Sungai Pahang dan Pasirnya, Bercerita Anak Tiram dan Mutiara, Namaku Tsunami

AMPUAN AWANG:  Mimpi Seorang Penyair, Mimpimimpi Sang Pemimpi, Pulanglah Anak

MUHAMMAD IBRAHIM ILYAS:  Menjelang Maghrib, Penantian, Malam Warna Warni I

NITA WIDIATI EFSA:  Terjebak Aku,  Di 16 Januari, Nyanyian Kabus

MH ZAILANI TAMMAKA:  Surat Dari Suatu Tempat Yang Tak Tercatat Dalam Peta Dunia, Pengembaraan
Adam, Dunia Dalam Sebuah Film Kartun

LILY SITI MULTATULIANA S ISKANDAR:   Detik

D KEMALAWATI:   Ketika Kau ucapkan Ungu Untuk Warna Puisimu, Ketika Kartini Berkunjung ke Aceh,
Mabuk Mukjizat

MAULINA:  Perjalanan

SILFIA HANANI:  Berkelana di Syurga Ke Sembilan, Berziarah Ke Tanah Kudup

AROELIKA MUNAR:  Nai
__________________________________________________________


No comments: